Mamuju Tengah – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah dan cuaca ekstrem dengan tetap mengaktifkan Posko Siaga Darurat hingga 31 Desember 2025.
Sebagai bentuk dukungan dan perhatian langsung, Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, menyempatkan diri mengunjungi Posko Siaga Darurat pada Jumat siang, 12 Desember 2025. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pelaksanaan tugas pemantauan berjalan optimal.
Posko siaga berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pengendalian dalam pemantauan kondisi cuaca ekstrem, tinggi muka air (TMA) sungai, serta penyampaian informasi peringatan dini kepada masyarakat. Personel gabungan lintas sektor disiagakan secara bergilir dari 3 Regu selama 24 jam dengan Jumlah Personil Sebanyak 17 Personil disetiap Regu.
Selain itu, posko juga melaksanakan patroli wilayah rawan bencana, pengecekan kesiapan peralatan, serta koordinasi antar instansi guna memastikan respon cepat dan tepat apabila terjadi kondisi darurat.
Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG, serta segera melaporkan potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing.
Dengan komitmen dan sinergi semua pihak, diharapkan keberadaan Posko Siaga Darurat ini dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat hingga akhir tahun 2025.
@PusdatinBpbdMateng
________________________










Tidak ada komentar:
Posting Komentar