Debit Air Sungai Budong-Budong Naik, Warna Air Berubah Keruh Kecoklatan, Masih Aman

Mamuju Tengah — Tim Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah Kabupaten Mamuju Tengah terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi sungai-sungai rawan banjir. Salah satunya adalah Sungai Budong-Budong, yang dipantau secara langsung pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 13.30 WITA.

Hasil pemantauan menunjukkan adanya perubahan kondisi air sungai, di mana warna air yang sebelumnya jernih kini berubah menjadi keruh kecokelatan. Perubahan tersebut diduga dipengaruhi oleh meningkatnya aliran permukaan dari wilayah hulu akibat faktor cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.

Selain perubahan warna, debit air Sungai Budong-Budong juga terpantau mengalami sedikit peningkatan dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, tim memastikan bahwa tinggi muka air (TMA) masih berada dalam batas normal dan belum menunjukkan indikasi ancaman banjir bagi wilayah permukiman di sekitarnya.

Petugas Posko Siaga Darurat menyampaikan bahwa pemantauan sungai akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi dini menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah. Masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah hulu.

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Posko Siaga Darurat menegaskan komitmennya untuk memberikan informasi terkini secara cepat dan akurat kepada masyarakat, guna meminimalkan risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

@PusdatinBpbdMateng

________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar